FlexEA memiliki fitur Hedging yang dapat diaktifkan untuk membuat “perlindungan tambahan” terhadap basket yang ada.

Apa itu Hedging?
Hedging adalah posisi yang dibuka berlawanan arah dari posisi yang ada saat ini (basket)
Posisi hedge ini dibuka bersamaan ketika suatu open posisi telah mencapai layer maksimal.

Bagaimana Penerapannya?
Sebagai contoh: Strategy Default telah buka posisi 5 layer.
Bila robot melakukan open posisi hedge, maka robot akan membuka posisi sebesar besaran lot yang ada.
Misalkan posisi basket OPEN BUY – EURUSD sebesar 0.01, 0.02, 0.03, 0.05, 0.09 lot dengan total semua layer adalah 0.2 lot.
Maka pada kondisi yang kita tentukan (setting standard  pada parameter yaitu 20 pip setelah layer terakhir)  terpenuhi, maka robot akan membuka posisi OPEN SELL – EURUSD sebesar 0.2 lot  (berkebalikan arah)

Hedge SL dan Hedge TP
Posisi hedge bisa kita pasang SL dan TP nya, dalam hal ini kami lebih suka menggunakan SL saja.. dan TP nya tidak digunakan.
SL direkomendasikan di setting sama dengan TP dari layer terakhir dari posisi yang dibuka.

Contoh 1:
Melanjutkan kasus diatas, Hedge posisi yang dibuka sebesar 0.2 lot (OPEN SELL – EURUSD) dengan jarak 20 pips dibawah layer ke 5, sehingga hedge di set dengan SL sebesar 49 pips (untuk strategy lainnya bisa disesuaikan), sehingga bila market rebound dan posisi basket  BUY EURUSD mencapai target di 29 pip, maka posisi hedge 0.20 SELL EURUSD akan kena ke SL sehingga bisa tutup posisi secara bersamaan.
Posisi hedge ini tidak dipasang TP, sehingga bila market terus turun sedalam apapun, posisi floating loss akan tetap terkunci dan tidak bertambah besar.

Pro – Menggunakan Hedging
Salah satu benefit terbesar menggunakan fitur ini, adalah untuk mengunci floating loss.
Kadang market itu begitu ganas dan sangat trending, sehingga tidak ada pembalikan arah sama sekali.
Posisi Hedge akan melindungi posisi kita sehingga loss yang telah terjadi akan terkunci dan tidak bertambah besar kemanapun market bergerak.

Cons – Menggunakan Hedging
Sisi negatif dari penggunaan Hedging adalah, ketika market berbalik arah dan mencapai target profit yang telah ditetapkan dan seluruh posisi ditutup, maka secara total 1 basket ini akan TETAP  mengalami kerugian.

Bagaimana Membuat Posisi Ditutup Positif ?
Dengan menggunakan contoh kasus diatas, kita sekarang tahu bahwa dengan menggunakan hedge maka akhir dari posisi yang dimiliki akan tetap negatif dan mengalami loss.
Agar dapat posisi dapat ditutup positif, maka kita dapat melakukan intervensi, yaitu dengan cara membuka posisi yang searah dengan basket sebesar minimal 1x hedge.

Contohnya :
Menyambung kasus diatas, kita bisa membuka manual posisi OPEN BUY EURUSD sebesar 0.2 lot secara manual searah dengan basket.
Kapan membuka posisi ini ?
Pada intinya pembukaan posisi secara manual ini dilakukan ketika Market telah confirm berbalik arah.
Untuk mengkonfirmasi pembalikan arah market ini bisa dilakukan dengan menggunakan indikator sederhana pada timeframe yg lebih panjang.

Indikator yang kami gunakan biasa hanya menggunakan SIMPLE MOVING AVERAGE Periode 10 dan 20 pada H1 atau H4 (chart 1 jam atau 4 jam)
Bila Golden Cross (atau Dead Cross bila posisi basket sebaliknya), maka kami akan membuka posisi manual dengan besaran lot sama dengan Hedge, dengan TP target sekitar 49-60 pips tanpa SL.
SL baru akan kami pasang pada level Breakeven point di harga Open posisi, ketika harga sdh bergerak sesuai dengan arah yang diinginkan.

Dengan Profit sebesar 49 pip saja, maka posisi keseluruhan dari basket akan bisa ditutup positif.
Untuk mengetahui titik entry pengambilan posisi manual ini dapat melihat analisa teknikalnya pada Intervensi – Mengetahui Titik Entry Posisi

Ilustrasi HEDGING
Untuk lebih menjelaskan mengenai hedging dan cara kerja intervensi, dapat dijelaskan sbb:

Pada strategy DEFAULT, saat posisi robot membuka 5 layer, maka dapat diilustrasikan seperti gambar dibawah:

Ketika Market terus melawan dan melanjutkan penurunannya, setelah melewati 20 pips ( ini dapat disetting ) maka robot akan membuka posisi HEDGING dg arah SELL sebesar 0.2 lot (sebesar penjumlahan total lot dari seluruh layer)

 

Market terus turun dan sampai jatuh dalam melebihi 200 pips,  pada saat market turun terus ini, karena ada posisi HEDGE yang dibuka, maka seberapa dalam market bergerak, posisi floating loss akan di kunci.
Selanjutnya market bergerak mulai berbalik arah dan dengan indikator sederhana seperti Mov Average pada timeframe panjang seperti H4, anda dapat melakukan intervensi Manual dengan melakukan posisi BUY sebesar minimal 0.2 lot.

 

Market kemudian akhirnya berbalik arah, dan dengan adanya intervensi, maka hanya diperlukan sebesar 49 pip untuk bisa positif.
Kemudian, kita dapat menutup secara manual, SELURUH POSISI yang ada.

Kesimpulan:
Penggunaan Hedging secara standard tanpa intervensi manual memiliki pro dan cons nya masing-masing.
Dari pengalaman kami selama ini, penggunaan fitur hedging  cukup menolong dalam menyelamatkan account kami ketika menghadapi pergerakan market yang trending kuat yang tidak mau balik arah.
Intervensi tetap diperlukan agar posisi keseluruhan ini dapat ditutup positif, ketepatan langkah untuk mengintervensi ini sangat ditentukan oleh kejelian membaca arah market dari masing-masing trader.

Bagi anda yang ingin belajar untuk dapat membuka posisi trading secara manual dapat mengunjungi artikel Membuka / Tutup Posisi Manual MT4

Tommy Yu
I am an ordinary person who has been blessed with extraordinary opportunities and experiences. Today is one of those experiences. Sharing and giving to bless others.

Start typing and press Enter to search